Membongkar Kedekatan ACT dengan Partai Sapi: Gaya Ngentit Berlabel Agama

Namun siapa sangka laporan yang keren dengan gambar ilustrasi yang menghentak dari Tempo, membuat pihak ACT kelabakan, bagaikan seorang petarung yang sudah sering juara tapi tersungkur hanya dengan satu pukulan telak dan mematikan.

Selain menggandeng influencer, usut punya usut ternyata lembaga aksi cepat tilap ini rupanya juga terafiliasi dan mempunyai kedekatan khusus dengan salah satu petinggi partai di Indonesia. Partai apa ya? Sebut saja partai sapi karena lagi musim Qurban alias hari raya idul adha.

Tudingan bahwa ACT memang mempunyai kedekatan dengan dunia politik sudah bukan barang baru lagi. Bahkan logo ACT pernah nangkring di rompi yang dipakai Anies Baswedan. Memang kelihatan hebat dan mempunyai jaringan yang kuat.

Tapi asal pembaca tau, berkumpul atau ikut nimbrung dalam aroma politik, bahaya bisa datang kapan saja. Berkumpul dengan sesama mafia atau bajingan, efeknya pasti akan dirasakan, minimal cakar-cakaran untuk adu kuasa.

Diketahui, ACT memang kerap berkolaborasi dengan pemprov dalam banyak kegiatan dan ini juga di akui oleh Wakil Gubernur Ariza. Namun muncul sebuah teka-teki kenapa ACT bisa lolos dalam kerjasama ini? Kan ada banyak lembaga lain?.

Kita kembali lagi ke partai sapi. Selain karena sedang musim Qurban. Penulis lebih pas nulis partai yang terafiliasi dengan ACT sebagai partai sapi itu karena dulu ada kader petinggi partai tersebut yang terlibat korupsi sapi.

BACA JUGA :  Tempat Kecil Soekarno: di Mojokerto ataukah di Ndalem Pojok yang Dianggap Mistis

Share this post

PinIt
    scroll to top