HOME // Eksklusif // Unik

Alun Alun Mojokerto Punya Cerita, Sejarah dibalik Tugu Icon Mojokerto


 Pada: September 9, 2021

Pada Nopember 1949, menjelang penyerahan kedaulatan dari pemerintah jajahan belanda pada RI, di Mojokerto dilakukan pembicaraan tentang serah terima tersebut. Disela perundingan dibuat kesepakatan untuk membuat tugu peringatan yang diletakkan di alun-alun mojokerto.

Tidak jelas bagaimana prosesnya sehingga pihak Belanda yang masih menguasai Kota Mojokerto mengijinkannya. Yang jelas peletakan batu pertama pembangunannya dilaksankan dengan dihadiri oleh pihak RI, Belanda dan pejabat kabupaten yang diangkat oleh Belanda, biasa dikenal dengan nama Recomba.
Tugu peringatan itu kemudian dinamakan tugu proklamasi. Dinamakan demikian karena pada tugu itu terdapat teks proklamasi yang ditulis pada lempengan marmer. Teks itulah yang sekarang tertempel pada sisi selatan tugu.

Pembuatan tugu itu sepertinya tanpa rencana dan desain yang baik. Maklum pada saat itu konsentrasi para punggawa republik tertuju pada proses pemindahan kekuasaan. Masalah pembangunan belum terpikirkan, apalagi anggaran juga tidak ada alias belum sempat membahas anggaran dan belanja. Maka tidak heran bila bentuk tugu itu teramat sederhana.

Dengan meletakkan di dekat Wringinkurung, bangunan kotak persegi panjang didirikan. Besarnya cukup untuk menempelkan teks Proklamasi yang terbuat dari marmer. Lempengan marmer putih dengan binglai semen bila dilihat dari kejauhan seperti cermin. Karena itu tugu tersebut dijuluki “Tugu Kaca Pengilon”, tugu kaca untuk bercermin diri.

Laman: 1 2 3

BACA JUGA :  Sungai Sumber Pasinan Meluap Puluhan Rumah Terendam Banjir 

Sudah dibaca : 43 Kali
 






Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.

ARTIKEL LAINNYA

VIDEO