Selasa, Maret 28, 2023
BerandaJawa TimurLawan Petugas, Pelaku Pembunuhan Di Trowulan Didor di Kaki

Lawan Petugas, Pelaku Pembunuhan Di Trowulan Didor di Kaki

Lawan Petugas, Pelaku Pembunuhan Di Trowulan Didor di Kaki

lenterainspiratif.com | Mojokerto – Pelaku pembunuhan Riski Ardiyanto (27) Pria asal Jombang akhirnya dapat diringkus polisi. Sempat melawan saat ditangkap hingga terpaksa petugas melakukan tindakan tegas terukur alias  menembak kaki kedua pelaku.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo mengatakan, penangkapan dilakukan siang tadi sekitar pukul 13.00 WIB. Pelaku Edy Susanto (39) dibekuk di tempat persembunyiannya di kebun tebu Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Mojokerto.

“Hari ini kami menangkap tersangka Edy yang beberapa hari ini kami kejar karena melakukan pembunuhan di Trowulan. Kami tangkap pukul 13.00 WIB,” kata Andaru kepada wartawan di Mapolres Mojokerto, Jalan Gajah Mada, Kecamatan Mojosari, Jumat (27/8/2021).

Diketahui, Edy adalah warga Desa Wonorejo, Kecamatan Trowulan, Mojokerto. Edy ternyata bersembunyi selama 3 hari di kebun tebu dan makam Desa Temon setelah menghabisi nyawa korban.

Andaru menyebut, pelaku sempat melawan saat ditangkap oleh tim gabungan Unit Reskrim Polsek Trowulan dan Satreskrim Polres Mojokerto sehingga harus di lumpuhkan menggunakan timah panas atau tindakan tegas terukur. Saat ini pelaku tengah menjalani pemeriksaan polisi.

“Pelaku sempat melakukan perlawanan. Kami amankan sajamnya berupa pisau dapur untuk membunuh korban dan dia juga mencuri sabit milik warga untuk melarikan diri di perkebunan,” terang Andaru.

“Tersangka saat ini dalam proses penyidikan untuk mengetahui detil perkara bagaimana ia melakukan pembunuhan tersebut,” tandas Andaru.

Edy membunuh Riski Ardiyanto (27) di Dusun Kraton, Desa Temon, Trowulan, Mojokerto pada Selasa (24/8) sore. Karyawan warung sate di Jalan Raya Trowulan itu tewas dengan satu luka tusuk di dada kiri yang menembus jantung dan paru-parunya.

Riski ditemukan warga dalam kondisi tewas di tepi Jalan Raya Dusun Kraton sekitar pukul 14.30 WIB. Sebelum tewas, pemuda asal Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Jombang ini sempat meminta pertolongan warga dan menelepon calon mertuanya. ( Diy )

BACA JUGA :  Pemkot Mojokerto Akan Terapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

Artikel Terkait

Terpopuler