HOME // Terkini

7 Bantuan Yang Disiapkan Pemerintah Selama PPKM


 Pada: Juli 4, 2021
bantuan sosial , ppkm, covid 19
Gambar Ilustrasi

Lenteramojokerto | Jakarta – Meningkatnya pasien Covid-19 gelombang ke 2 memaksa pemerintah memutuskan menerapkan PPKM Darurat Jawa-Bali selama 3-20 Juli. Pembatasan aktifitas terhadap masyarakat juga berdampak pada menurunnya penghasilan masyarakat. Namun, untuk meringankan beban masyarakat selama masa PPKM Darurat, pemerintah menyiapkan sederet bantuan sosial (bansos). Berikut rinican Bansos yang dapat dinikmati masyarakat yang diberikan pemerintah :

1. Bansos Tunai

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyiapkan anggaran Rp 6,1 triliun untuk memperpanjang program bantuan sosial tunai (BST). Bansos tunai diperpanjang 2 bulan untuk periode Juli-Agustus.

2. Diskon Listrik

Pemerintah memutuskan kembali memperpanjang diskon tarif listrik untuk golongan 450 VA dan 900 VA bersubsidi. Bantuan yang semula akan berakhir Juli diperpanjang karena pemerintah memberlakukan PPKM Darurat. Mereka yang akan menerima diskon listrik adalah 32,6 juta pelanggan yang merupakan pelanggan untuk 450 VA dan 900 VA bersubsidi. Anggaran yang digelontorkan Rp 1,91 triliun.

3. BLT Dana Desa

Dana Desa akan diprioritaskan untuk penanganan COVID-19 berupa BLT Dana Desa. Pemerintah akan mempercepat penyalurannya kepada 8 juta orang penerima. Nilai bantuannya Rp 300.000/bulan.

4. PKH

Pemerintah mempercepat penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) saat pemberlakuan PPKM Darurat. Menurut Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, bantuan tersebut mulai disalurkan Juli ini.

Pemerintah berharap pada kuartal III bisa mencapai target penerima manfaat sebanyak 10 juta KPM, di mana masing-masing KPM menerima jumlah bantuan yang berbeda tergantung komposisi anggota keluarganya.

“Kalau keluarganya ada ibu hamil, anak usia dini maka dia mendapatkan Rp 3 juta, untuk yang memiliki anak SD maka dia dapat dukungan Rp 900 ribu, kalau anaknya sudah SMP dapat Rp 1,5 juta, untuk SMA Rp 2 juta, dan untuk yang memiliki anggota disabilitas atau lansia mereka mendapatkan Rp 2,4 juta,” paparnya.

BACA JUGA :  Fraksi Golkar DPRD Kota Mojokerto Bagi 10 ribu Masker ke Gugus Tugas Covid

5. Kartu Sembako

Pemerintah akan mengoptimalkan program kartu sembako senilai Rp 200.000 di saat PPKM Darurat berlangsung. Anggaran Kartu Sembako sendiri sebesar Rp 42,37 triliun. Sementara sampai Juni baru terealisasi Rp 17,75 triliun dari target Rp 42,37 triliun itu untuk 18,8 juta KPM.

6. BLT UMKM

Pemerintah akan menambah target penerima bantuan produktif untuk usaha kecil (BPUM) alias BLT UMKM. Sebanyak 3 juta UMKM berhak dapat bantuan Rp 1,2 juta selama PPKM Darurat.

7. Kartu Prakerja

Pemerintah akan terus menggulirkan program Kartu Prakerja hingga semester II atau akhir 2021. Kebijakan ini terus dilakukan untuk bisa menjaga tingkat ekonomi dalam negeri.

Lewat program Kartu Prakerja, peserta menerima manfaat pelatihan yang nilainya Rp 1 juta, dan dia juga mendapatkan cash sebesar Rp 2,4 juta yaitu Rp 600 ribu per bulan untuk 4 bulan. Lalu insentif mengisi survei Rp 150 ribu untuk tiga kali survei. Jadi total manfaat setiap peserta Prakerja adalah Rp 3,55 juta.


Sudah dibaca : 9 Kali
 






Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.

ARTIKEL LAINNYA

VIDEO