Kini kami hadir di Google play store, klik, unduh dan instal

HOME // Budaya // Daerah // Jawa Timur

   Pada: Jumat, 4 September 2020

Benda Dinasti China, Belanda Hingga Benda Pusaka Dipamerkan di Banyuwangi

Benda Dinasti China, Belanda Hingga Benda Pusaka Dipamerkan di Banyuwangi
Foto : pameran benda bersejarah banyuwangi

Lenterainspiratif.com | Banyuwangi – Pameran Kepurbakalaan digelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbupar) Banyuwangi di kantor Disbudpar, Berbagai benda bersejarah zaman dinasti China, Belanda hingga benda pusaka di tanah air dipamerkan di Bulan Suro ini.

Berbagai benda bersejarah yang ditemukan di Banyuwangi dipamerkan dalam acara Pameran Kepurbakalaan itu, seperti barang-barang dari dinasti China yang ditemukan di Banyuwangi, yakni tempayan dari Dinasti Tang China abad 7-10, wadah penutup Dinasti Ming abad ke-14, dan guci song (kelapa) Dinasti Song abad 9-12. Semua benda bersejarah itu ditemukan di wilayah Banyuwangi.

Selain barang-barang dari berbagai dinasti China, juga terdapat benda-benda pusaka Banyuwangi lainnya, di pameran yang digelar dari 3-5 September 2020 tersebut. Seperti satu set timbangan emas zaman Kerajaan Blambangan abad 14-18 Masehi. Timbangan yang terbuat dari perak itu ditemukan di Pertanen, Jambewangi, Kecamatan Sempu.

Tak hanya itu saja, ada juga botol soda yang dibuat oleh perusahaan Belanda, Erven Lucas Bols, tahun 1575. Botol itu terbuat dari bahan keramik dan berkapasitas satu liter.

Bermacam-macam benda purbakala dan benda kuno yang terbuat dari batu, tanah liat, keramik, hingga kayu juga turut dipamerkan. Seperti keris, tombak, arca, lingga yoni, hingga lemari rias kuno.

Kepala Disbupar Banyuwangi, Muhammad Yanuarto Bramuda mengatakan, Banyuwangi memiliki kisah masa lalu yang menarik. “Bagaimana kisah Kerajaan Blambangan dan Macan Putih yang turut andil dalam sejarah Banyuwangi,” kata Bramuda, Kamis (3/9/2020).

Bramuda menuturkan, kebudayaan harus diturunkan kepada anak cucu kita agar mengetahui cerita sejarah.

Laman: 12

<< Kembali | Selanjutnya >>








Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.



VIDEO TERKINI