Kini kami hadir di Google play store, klik, unduh dan instal

HOME // Daerah // Jawa Timur

   Pada: Rabu, 2 September 2020

Fakta Baru, Pelaku Pembacokan Pengusaha Rosokan Ternyata Alumni Menur

“Kalau ada masalah, sudah diancam ya diincar terus sampai kena. Sudah sering memukuli tetangga dan saudaranya sendiri, biasanya pakai tangan kosong,” jelasnya.

Kompol Suharyoni Kapolsek Jetis blm dapat memastikan kondisi kejiwaan Hari, sudah normal atau belum, untuk itu pihaknya akan melakukan pemeriksaan pada Hari.

“Soal gangguan jiwa masih kami dalami karena harus dibuktikan ahli kejiwaan apakah yang bersangkutan mengalami depresi atau tidak,” tandasnya.

Maratua Sholihah Putri korban, Maratus Sholihah mengatakan Hari pernah bekerja di gudang rongsokan milik ayahnya. Namun, bapak dua anak itu dipecat lantaran kinerjanya dinilai buruk. Hari lantas kembali melamar kerja ke korban.

“Mungkin pelaku tersinggung sama omongannya bapak. Saat pelaku mau kerja kembali, tak dibolehin bapak. Dia mungkin sakit hati,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, Hari penganiayaan tetangganya sendiri yang juga merupakan mantan majikannya menggunakan celurit hingga tewas dengan luka bacok di leher, dada dan punggu.

Peristiwa itu terjadi di jalan depan rumah Hari di RT 1 RW 1, Dusun Sidoduwe sekitar pukul 18.00 WIB, saat itu korban tengah melintas di depan rumah Hari, hendak pergi membeli bensin dengan mengendarai motor Varionya seorang diri.

Hari yang tengah duduk di depan rumahnya sambil membawa celurit tiba-tiba lari menghampiri korban membacoknya tanpa alasan yang jelas, Sutiman kemudian dilarikan kerumah sakit namun nyawanya tidak dapat di tolong, ia pun dinyatakan meninggal dunia di RS Cita Medika, kecamatan Tarik, Sidoarjo. (lai)

Laman: 12

<< Kembali | Selanjutnya >>








Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.



VIDEO TERKINI