Kini kami hadir di Google play store, klik, unduh dan instal

HOME // Daerah // Hukum // Jawa Timur // Kriminal

   Pada: Rabu, 26 Agustus 2020

Terungkap, Penyekapan Dua Oknum Polisi di Pondok Pesantren Karena Hal Ini

pesantren sampang
foto : situasi saat terjadi keributan

lenterainspiratif.com | Sampang – Kasus penyelidikan sabu-sabu dipondok pesantren yang terletak di Sampang berujung pada penyekapan dua oknum polisi, lantaran dianggap merekayasa penangkapan seorang santri yang diduga tengah melakukan transaksi sabu dilingkungan ponpes.

Polisi menegaskan tak ada rekayasa dalam kasus penyelidikan transaksi narkoba di Sampang. Sebelumnya, sejumlah santri dan warga sekitar di pondok pesantren Kecamatan Robatal, Sampang, Madura melakukan penyekapan pada anggota polisi karena menduga polisi merekayasa kasus narkoba jenis sabu.

“Rekayasa tidak ada,” tegas Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz sebagaimana dilansir dari detikcom, Rabu (26/8/2020).

Abdul menuturkan, kedua polisi itu memang tengah melakukan penyelidikan kasus narkoba. Kedua polisi itu tengah melaksanakan lidik perkara narkoba jaringan Mn.

“Laporan kepada saya bahwa anggota tersebut sedang laksanakan lidik perkara narkoba jaringan Mn,” imbuhnya.

Penyelidikan pun sempat terhambat karena terjadi penyekapan pada dua anggota, Abdul yang dibantu oleh Bupati dan beberapa Kyai berhasil melakukan mediasi dengan pihak pondok, setelahnya kepolisian akan melanjutkan proses penyelidikan kasus sabu tersebut. Pihak pondok pesantren pun telah menyerahkan proses hukum pada polisi.

“Mengingat perkara tindak pidana narkotika ini sangat unik dan dimungkinkan peristiwa ini telah banyak diketahui orang banyak, sehingga diputuskan untuk tidak dilanjutkan penyelidikan saat itu dan akan dilakukan lidik di lain waktu,” ungkap Abdul.

“Proses mediasi berjalan tertib, aman dan kondusif dengan kesepakatan menyerahkan proses tersebut secara hukum dan anggt tersebut dapat kembali bersama rombongan kita,” pungkas Abdul.

Laman: 12

<< Kembali | Selanjutnya >>








Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.



VIDEO TERKINI