Kini kami hadir di Google play store, klik, unduh dan instal

HOME // Hot // Jawa Timur // Peristiwa

   Pada: Rabu, 5 Agustus 2020

Pekerja Seni di Surabaya Akhirnya Berteriak, Setelah Lama Tak Manggung

“Tidak ada lagi penghasilan. Terpaksa membongkar celengan hingga menjual peralatan elektronik. Semuanya habis,” ungkap Dessy.

Selama belum ada COVID-19 dan manggung dilarang, Perempuan asal Benowo, Surabaya ini mengaku setiap akhir pekan sering menerima job menyanyi dari panggung ke panggung.

“Sekali main dapat Rp 300 ribu, lain kalau dapat saweran, itu pun alhamdulillah kalau ada saweran,” ujar Dessy.

Dessy juga bercerita teman seprofesi dengannya sebenarnya memiliki keahlian jika job menyanyi sepi. Yakni membuat dan berjualan donat. Namun saat membuka lapak selalu diobrak (ditertibkan) Satpol PP Kota Surabaya.

“Ada teman juga jualan donat. Sudah dibuka tapi diobrak oleh Satpol PP nggak boleh buka. Jadi ya susah buat makan setiap hari,” ungkap Dessy.

Dessy bersama rekan-rekan berharap pandemi segera berakhir dan bisa manggung kembali dan Pemkot Surabaya agar segera memenuhi aspirasi para pekerja seni. (Fi/tim)

Laman: 12

<< Kembali | Selanjutnya >>








Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.



VIDEO TERKINI