Kini kami hadir di Google play store, klik, unduh dan instal

HOME // Daerah // Nasional

   Pada: Sabtu, 1 Februari 2020

Indonesia Tak Butuh Sampah Impor

Foto : Bupati Mojokerto Pungkasiadi, Saat menerima kunjungan kerja spesifik Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Hasan Aminudin bersama dengan Rosa Vivien Ratnawati selaku Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya Beracun (PSLB3)

Lenterainspiratif.com MOJOKERTO – Bupati Mojokerto Pungkasiadi, menerima kunjungan kerja spesifik Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Hasan Aminudin bersama dengan Rosa Vivien Ratnawati selaku Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya Beracun (PSLB3) KLHK terkait problem sampah import yang ada di Desa Bangun Kecamatan Pungging, Sabtu (1/2/2020) pagi.

Rosa dalam keterangannya mengatakan bahwa sampah import telah dilarang keras oleh pemerintah, sesuai yang tertuang di Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 92 Tahun 2019.

“Sampah memang ada nilai ekonomisnya. Tapi tidak boleh dari import. Indonesia bukan tempat sampah. Jika ada pertanyaan mengapa impor sampah diperbolehkan? Itu tidak boleh. Yang boleh adalah bahan baku kertas scrap, plastik scrap. Peraturannya sudah jelas. Bahan baku tidak boleh campur sampah, limbah B3 dan dari TPA,” tegas Rosa.

Meski sudah menjadi mata pencaharian warga Bangun, Rosa tetap tegas bahwa persoalan pencemaran lingkungan akibat sampah ini tidak bisa dibiarkan. Rosa mengatakan bahwa sanksi bagi pengusaha pengimpor sampah telah dilaksanakan, yakni berupa re-ekspor atau mengirim kembali ke negara asal.

“Dari sisi pengusaha, kami sudah memberi sanksi dengan minta mereka melakukan re-eksport atau mengembalikan ke negara asal. Sudah 400 kontainer kembali ke negara asal sejak Agustus tahun lalu. Dengan dukungan Komisi IV DPR RI juga, sisa 1.078 kontainer di Tanjung Priok saat ini juga akan segera dikembalikan ke negara asal. Kalau pengusaha tidak mau menjalankan, terpaksa kita sanksi pidana,” tambah Rosa.

Rosa berterimakasih pada Komisi IV DPR RI, atas dukungan secara politik terhadap persoalan ini.

Laman: 12

<< Kembali | Selanjutnya >>








Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.



VIDEO TERKINI