Ingin Terpandang Didepan Istri, Alasan Muis Ngaku Anggota TNI Selama 7 Tahun

Foto : Muis saat diamankan. (istimewa)

Lenterainspiratif.com, — Belang Muhammad Saiful Muis memperdayai istri sirinya dengan mengaku sebagai anggot TNI AU terbongkar setelah 7 tahun menikah dan mempunyai anak.

Terbongkarnya kedok Muis lantaran keluarga curiga, ketika Muis diminta menikahi istrinya secara sah. Ia terus mengelak dengan alasan aturan dinas.

Lantas apa alasan Muis, mengaku anggota TNI AU dihadapan istri dan keluarga istrinya.

Muhammad Saiful Muis menjelaskan, dirinya menjadi TNI gadungan lantaran sudah 4 kali daftar menjadi tentara dan selalu gagal. Dia ingin menunjukan kepada orang tuanya bahwa dirinya sudah menjadi TNI.

“Saya malu dan takut kalau pulang ke rumah pak, sudah berkali-kali daftar tentara selalu gagal. Saya ingin menunjukan kalau saya sudah jadi tentara,” katanya.

“Saya ngaku ke istri bertugas di pangkalan TNI AU di Bandung. Sudah mengaku TNI selama tujuh tahun,” kata Muhammad Saiful Muis, Kamis (23/1/2020).

Muis berani mengaku menjadi anggota TNI karena ingin lebih terpandang di hadapan istri dan keluarganya.

“Biar lebih terandang dihadapan keluarga istri,” tutupnya.

Belangn Muis terbongkar bermula dari laporan keluarga istri siri Muis yang merasa curiga terhadap Muis. Muis sebelumnya berjanji akan menikahi istri sirinya secara resmi yang sudah nikahinya selama tujuh tahun. Namun, hingga kini janji itu belum juga ditepati.

Ditambah keluarga curiga melihat Muis jarang berkantor. Muis mengaku bertugas di Bandung. Atas kecurigaan itu, keluarga melaporkan Muis ke Koramil Pekalongan Timur agar dilakukan pengecekan.

Sementara itu, Komandan Kodim 0710 Pekalongan Letkol Inf Arfan Johan Wihananto mengatakan, saat ini Muis masih dimintai keterangan tentang motif dan aktivitasnya sehari-hari selama di Pekalongan.

“Kita masih dalami motif yang sebenarnya, kenapa saudara Saiful Muis ini menjadi TNI gadungan. Pasalnya, ternyata sudah lama dan hampir tujuh tahun dirinya mengaku menjadi TNI sehingga sampai menikah siri dan mempunyai anak di Pekalongan ini,” ujar Dandim Arfan.

Dandim mengatakan, pihaknya akan menyerahkan proses selanjutnya ke POM TNI AU. Dari tangan Muis, petugas menyita seragam TNI AU, sejumlah ID card, hingga pistol mainan. (tim)

Bagikan :