Kini kami hadir di Google play store, klik, unduh dan instal

HOME // Daerah // Politik

   Pada: Kamis, 16 Januari 2020

LPP-Tipikor: Gubernur Malut Tidak Mampu Kendalikan SKPD

Lenterainspiratif.com / Kota Ternate. Maluku Utara –  Lembaga swadaya masyarakat (LSM) LPP-Tipikor Maluku Utara menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur Maluku Utara Pukul 11: 00 WIT pagi, pada kamis (16-01-2020) terkait Surat Keputusan No.623/KPTS/MU/2019 Tentang Penetapan Kuasa Pengguna Anggaran dan Bendahara Pengeluaran/Penerimaan Selaku Pejabat Pengelola Keuangan yang Bersumber Dari Dana Dekonsentrasi Dan Tugas Pembantuan Pada Dinas Pertanian provinsi Malut Tahun Anggaran 2020,

Dalam penyampaian Orasi, yang disampaikan salah satu orator Akssi Massa, sdr. Sartono Halek menyampaikan dan menegaskan bahwa pengelolaan kewenangan dan kebijakan Birokrasi Pemda provinsi malut dibawah kendali KH. Abdul Gani Kasuba dan Wakil Gubernur Ir. M. Ali Yasin Ali dinilai gagal karena tidak mampuh mengendalikan perangkat SKPD dalam hal ini Dinas Pertanian provinsi Malut yang telah dengan sengaja melanggar prosedur dan mekanisme dalam penerbitan SK tersebut.

“Tidak hanya itu kebijakan yang diambil oleh Dinas Pertanian provinsi Malut terkait dengan paket pekerjaan pengembangan kawasan pisang di kabupaten Halmahera Barat melalui surat yang disampaikan oleh Plt. Dinas Pertanian provinsi Malut kepada Pokja II biro pengadaan barang dan jasa pemerintah provinsi Malut juga dianggap keliru hal ini melalui orasi yang disampaikan bahwa dalam surat tersebut Plt. Dinas Pertanian langsung menunjuk dan menetapkan salah satu rekanan sebagai pemenang tanpa melalui mekanisme tender, akuinya dalam penyampaian orasi”.kayanya

Orasi Massa Aksi yang berjalan kurang lebih 2 jam tersebut diakhiri dengan pertemuan Hearing dengan Pemda provinsi Malut yang diwakili oleh Asisten I Pemda Prov. Malut diruang rapat lantai 4. Pada pertemuan Hearing itu, ada tiga poin Tuntuntan yang disampaikan oleh koordinator Aksi LPP – Tipikor Malut sdr. Alan Ilyas S.Sos .

Laman: 12

<< Kembali | Selanjutnya >>








Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.



VIDEO TERKINI