Firman Amir : NETFID Hadir di Maluku Utara Untuk Agenda Perubahan Pro Terhadap Demokrasi

TERNATE – Network For Indonesian Democratic Society (NETFID) atau “Jaringan Demokrasi Masyarakat Indonesia”, kini hadir di Maluku Utara sebagai sebuah organisasi yang konsen dalam agenda-agenda perubahan pro terhadap demokrasi.

Hal ini disampaikan oleh Firman Amir Ketua NETFID Maluku Utara saat ditemui dirumahnya kepada LenteraInspiratif.com, Kamis (3/10) dini malam, mengatakan bahwa sebagai organisasi Nasional yang kini hadir di Maluku Utara dengan maksud turut serta berperan dalam mewujudkan cita-cita demokrasi dan kemajuan bangsa, dan juga mewujudkan aspirasi rakyat yang ada di Provinsi Maluku Utara.

“Dalam waktu yang dekat ini pengurus NETFID akan melakukan evaluasi dan rapat kerja (RAKER) yang direncanakan pada minggu kedua bulan Oktober, “ungkapnya

Selain itu, kata Firman disapa “Pimen” bahwa adapun nama-nama yang tertera dalam Surat Keputusan (SK) yang diberikan oleh pengurus “NETFID Pusat” yakni di antaranya, Firman Amir, M.Pd.I (Ketua Umum), Yusri A. Boko, M.Pd selaku Sekertaris, Nurinaya Lukman, S.Sos (Bendahara), dan ada beberapa divisi yakni Galik Hi. M. Saleh dan Nurlisa Ajuan (Divisi Organisasi dan Kepemiluan), Ramlan Haru dan Taslim Abdul Rahman (Divisi Hukum dan HAM), Faisal Rumpai, Wahida Abdul Rahim dan Nurkhalis Djulfikar (Divisi Kebijakan Publik).

Lanjut, Firman sebagai seorang ketua saya akan memimpin organisasi dengan baik sesuai Visi dan Misi yang sudah ditetapkan. Terlepas dari hal tersebut di atas, kami juga memiliki ada beberapa program pokok yang akan dilakukan kedepan yaitu menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan kepemiluan serta mensosialisasikan politik anti diskriminasi dan anti kekerasan, “pungkas lelaki berbatik hijau.

Harapan kami, semoga dengan hadirnya NETFID di Provinsi Maluku Utara ini bisa menjadi penyambung lidah rakyat dalam menjadi demokrasi yang berkeadilan terutama dalam bidang penyelenggaraan kepemiluan, “harapnya. (atir)

Bagikan :