Dema-Sema dan Civitas IAIN Ternate Akan Mengawal Kasus Dugaan Penembakan 1 Mahasiswa

TERNATE – Dewan Eksekutif Mahasiswa dan Senat Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (DEMA-SEMA IAIN) Ternate bersama Lembaga IAIN Ternate menggelar konferensi pers mengecam tindakan represif aparat keamanan terhadap satu mahasiswa yang diduga menjadi korban penembakan. Konferensi pers ini berlangsung di Aula Gedung Direktorat lantai II pada, Senin (30/9/2019) kemarin.

Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) IAIN Ternate, Subhan Hi.Ali Dodego, saat menyampaikan press liris, di depan sejumlah media, pukul 10.00 Wit, Selasa (1/10). Atas nama organisasi Kemahsiswaan (Ormawa) Se-IAIN Ternate dengan ini menyampaikan klarisifikasi terkait dengan mahasiswa IAIN Ternate atas nama Sugianto A. Hanafi, dalam pelaksanaan aksi pada hari Rabu, 25 September 2019 beberapa hari yang lalu.

“Yang bergabung bersama masa aksi HMI Cabang Ternate. Walaupun demikian, atas nama mahasiswa IAIN Ternate bersatu kami tetap bersolidaritas untuk mengawal masalah ini sampai tuntas,” ungkapnya.

Ia pun, menyampaikan kepada bapak Kapolda agar secepatnya mengusut tuntas dugaan penembakan yang dilakukan anggota kepolisian terhadap mahasiswa IAIN Ternate.

“Apabila terbukti penembakan dilakukan oleh anggota Kepolisian terhadap mahasiswa IAIN Ternate, maka kami meminta kepada Kapola Maluku utara untuk mencopot dan memenjarakan anggota kepolisian tersebut sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.

Lanjut, Subhan, Meminta kepada Kapolda Maluku Utara untuk menginstruksikan kepada anggota kepolisian agar tidak melakukan tindakan represif terhadap mahasiswa yang melakukan aksi untuk menyampaikan pendapatnya.

“Meminta kepada pelaku yang sengaja melakukan dugaan penembakan terhadap mahasiswa IAIN Ternate untuk jujur dan mengakui kesalahannya agar marwah Institusi Kepolisian tetap baik dan dipercaya masyarakat, terutama civitas akademika IAIN ternate,” imbuhnya.

Subhan menambahkan, Jika tuntutan kami ini tidak diindahkan, maka kami atas nama Mahasiswa IAIN Ternate bersatu akan tetap mengkonsolidasi masa dan mengawal hingga masalah ini tuntas. Serta bersikap terbuka terhadap hasil Fisum korban kepada seluruh mahasiswa IAIN Ternate, melalui Dema dan Sema Institut IAIN Ternate, “tegasnya.

Sementara itu, dari pihak kampus IAIN ternate, Melalui Warek III, Adnan Mahmud, Mengatakan, ‚ÄĚKami dari pihak kampus bersama dengan Dema dan Sema dan juga Orwama IAIN ternate tetap mengawal kasus ini hingga tuntas,” ujarnya. (atir)

Bagikan :