Pengurus Rayon PMII FKIP Gelar Mapaba

foto : berlangsungnya mapaba.

TERNATE – Pengurus Rayon Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PR PMII) Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Komisariat Unkhair Ternate, telah memulai masa penerimaan anggota baru (Mapaba).

Mapaba tersebut diawali dengan Pembukaan yang berlansung disekretariat PMII Cabang Ternate, Maluku Utara, sekitar pukul 21.00 WIT, jumat (27/9/2019), malam tadi.

Turut hadir dalam pembukaan Mapaba, Ketua Komisariat 45 (UMMU), Riski Fadel Ketua Komisariat STIKIP Kieraha, Ridwan S. Wally, Ketua Komisariat Unkhair, Firman Jafar, Ketua Komisariat IAIN Ternate, Rizkiyawan Hasan.

Kemudian Ketua Cabang PMII Ternate, Musadat Ishak, Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Maluku Utara, Yuhlif Assagaf, dan hadir pula Alumni PMII Cabang Ternate Yahya Mahmud.

Mapaba kali ini mengusung tema ‘Membentuk Anggota Yang Kritis dan Transformatif Dengan Berlandaskan Pedoman PMII’.

Masa Penerimaan anggota baru tersebut berlangsung selama dua hari, dipusatkan di Pantai Tobololo, yang berada di Kelurahan Tobololo, Kecamatan Ternate Barat, Kota Ternate, Maluku Utara.

Pada Mapaba kali ini, Rayon Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan sukses merekrut 70 peserta yang berasal dari berbagai jurusan yang ada di kampus Unkhair Ternate.

Ketua Pengurus Cabang Ternate, Musadat Ishak dalam sambutannya menyebut, bahwa anggota PMII harus berjiwa cinta organisasi.

Bagi Musadat, nahkoda yang hebat tidak terbentuk dari ombak laut yang tenang namun ombak yang begitu besar. Namanya proses, kata Musadat, pasti ada hambatan dan rintangan.

“Lewati prosesnya, dan anda akan mendapatkan apa yang anda inginkan, jangan berproses dengan setengah hati, jangan sampai hasilnya juga setengah,” tutur Musadat.

Sementara itu, Ketua Panitia Jauhar Konofo berpesan, agar para peserta berpegang teguh pada ideologi PMII dan terus berproses, karena Rayon FKIP saat ini hanya membutuhkan kwalitas bukan hanya kwantitas.

Menurutnya, Mapaba kali ini adalah Mapaba yang ke-12 yang diselenggarakan oleh Pengurus Rayon FKIP periode 2019-2020, berbeda dengan Mapaba-Mapaba yang kemarin.

“Setiap proses yang ada di PMII tetap mendatangkan manfaat, sehingga para anggota baru diharapkan mampu mengikuti semua prosesnya,” demikian harapan Jauhar. (ridal)

Bagikan :