OJK Pusat Bersama IAIN Ternate Gelar Seminar

TERNATE – Dalam rangka mendorong pertumbuhan Industri Jasa Keuangan Syariah di Indonesia, maka Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Pusat menggelar Seminar Industri Keuangan Non Bank (IKNB) Syariah, yang diselenggarakan oleh Direktorat Industri Keuangan Non Bank (IKNB) Syariah, bekerja sama dengan Institut Agama Islam Negeri Ternate, Kamis (26/9/2019).

Penunjukan yang berlangsung di Aula Direktorat Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate, lantai II (dua), Jalan Lumba-Lumba, Kelurahan Dufa-Dufa, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate. Adapun seminar ini dihadiri oleh Moch. Muchladin selaku Direktur IKNB Syariah OJK Pusat, Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Dr. Basaria Nainggolan, Wakil Dekan III FSEI, Ketua Jurusan Ekonomi Islam, Ketua Jurusan Syariah, Wakil Dekan I FTIK, dan beberapa dosen syariah serta di ikuti 100 Mahasiswa FSEI sebagai peserta dalam kegiatan tersebut. Seminar ini dibuka langsung oleh Moch. Muchladin selaku Direktur IKNB Syariah OJK Pusat.

Sebagaimana disampaikan oleh Basaria Nainggolan saat ditemui oleh LenteraInspiratif.com di ruang Direktorat mengatakan kegiatan seminar atau sosialisasi ini tujuannya untuk meningkatkan pemahaman Mahasiswa FSEI terhadap produk dan jasa keuangan syariah. Selain itu juga, kegiatan tersebut bertujuan untuk memaparkan peran OJK dalam upaya mengembangkan IKNB Syariah kepada mahasiswa atau mahasiswi IAIN Ternate.

“Di dalam seminar ini yang menjadi pematerinya itu saya sendiri serta dari OJK yakni Arinda Pratiwi dan Intan Herlina Oktaviani”, kata Basaria.

Lanjut Basaria, bahwa upaya kami di FSEI ini untuk mengajak kepada mahasiswa jurusan ekonomi Islam ataupun syariah bisa melakukan penelitian. Jadi mahasiswa dikenalkan ini tidak terlepas dari ‘Tri Darma Perguruan Tinggi’ itu. Dengan konsep atau teori yang mereka dapatkan pada saat menerima materi ini, tahapan kedua itu untuk melakukan penelitian.

“Jadi kadang-kadang anak-anak perbankan itu hanya meneliti mengenai perbankan saja pada hal industri keuangan itu bukan hanya perbankan saja, misalnya tadi dikaitkan dengan pasar modal, kemudian ada IKNB Non bank syariah, itu yang harus diteliti juga, “terang Ibu cantik berjilbab hijau dengan senyum.

Masih kata Basaria, hal itu dilakukan agar mahasiswa bisa mengenal ternyata industri keuangan non bank berbasis syariah itu ada 11 rangkaian itu. “Jadi anak-anak melakukan penelitian ini juga bisa menjadi ruang Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) beserta Dosen untuk melakukan pengabdian kepada masyatakat, “jelasnya.

Harapan kedepan, kegiatan-kegiatan ini harus kita perbesar. Bukan hanya dalam ruang lingkup kampus saja, tetapi kita bisa turun ke masyarakat, bisa melalui corong RRI, dan bisa kita turun ke daerah-daerah yang mana untuk perlu dilakukan penelitian dan pengabdian.

“Sehingga masyarakat kita bisa mengenal mana yang berbasis syariah industri keuangan. Jadi, tidak terjerat pada investasi bodong, awal kegiatan ini dari Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, “tandasnya.

Sementara itu, Hartono Sabtu Ketua Panitia dan juga selaku Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Syariah kepada LenteraInspiratif.com mengatakan, jadi kegiatan ini dilakukan oleh IAIN Ternate lebih khusus Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam dengan OJK Pusat untuk bisa memberikan pengetahuan tentang OJK kepada mahasiswa Ekonomi Syariah.

“Antusias dari mahasiswa sendiri sangat bangga dengan kedatangan OJK di kampus IAIN Ternate, “beber lelaki berjaz almamater hijau.

Hartono menambahkan teman-teman pun aktif dalam mengikuti diskusi yang dibuat oleh OJK itu sendiri. Peserta dalam seminar ini 100 mahasiswa Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam.

“Sebagai ketua panitia saya berharap semoga seminar yang diikuti oleh teman-teman mahasiswa ini bisa dijadikan sebagai muatan pengetahuan untuk mendalami industri keuangan berbasis non bank syariah ini, “pungkasnya. (atir)

Bagikan :