BAN PAUD dan PNF Tahap I Maluku Utara, Gelar Validasi dan Verifikasi Akreditasi

TERNATE – Badan Akreditasi Nasional (BAN) Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) dan Pendidikan NonFormal (PNF) Provinsi Maluku utara (Malut), Senin (23/09), menggelar kegiatan Validasi dan Verifikasi Akreditasi BAN Paud dan PNF Tahap I Provinsi Maluku Utara, Tahun 2019, bertempat di Ball Room Kieraha 3, lantai 5 Muara Hotel, Kelurahan Gamalama, Kota Ternate Tengah.

Kegiatan tersebut berlangsung selama 3 hari, mulai dari tanggal 23-25 September 2019, dan menghadirkan salah satu narasumber dari Anggota BAN PNS Pusat, Dr. Hj Hibana S.Ag M.Pd, dan juga sebagai Dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, serta dihadiri peserta sebanyak 82 orang, masing-masing dari 17 Tim Asesor provinsi, dan 65 tim Asesor Fasitasi.

Anggota BAN PNS Pusat, dan juga sebagai narasumber, Dr. Hj Hibana S.Ag, M.Pd, saat di wawancarai usai kegiatan di hari pertama, pukul 17.30 Wit mengatakan bahwa, tujuan validasi ini untuk menetapkan penilaian akreditasi yang sudah dilakukan di Paud PNF seluruh Provinsi Maluku Utara, “ungkapnya.

“Jadi sudah dilakukan penilaian fisitasi sekarang di dipastikan kembali hasil penilaian fisitasi untuk kemudian nanti divalidasi dan ditetapkan hasil akreditasinya. Kemudian di tetapkan di Jakarta di Badan Akreditas Nasional, tapi hasilnya dari sini sudah fiks, dan di Jakarta nanti di dilihat ulang baru ditetapkan di rapat RPK,” terangnya.

Lanjut Hibana, kegiatan ini pula di hadiri langsung 17 tim asesor terpilih untuk melakukan validasi, dan 65 asesor fisitasi yang terjun di TK kemudian hasil penilaiannya dinilai ulang oleh asesor terpilih dan hasilnya nanti di validasi dan ditetapkan di Jakarta, “katanya.

Untuk upaya kedepannya, menurutnya, kita bisa mengetahui lembaga-lembaga yang pertama A atau yang unggul ada berapa, kemudian yang B baik, C cukup, jadi kita tahu peta lembaga pendidikan di Indonesia seperti apa untuk kemudian kebijakan pemerintah untuk selanjutnya bagaimana, sisi apa yang harus dikuatkan, sisi apa yang membutuhkan dukungan, “tuturnya.

“Harapan dari harapannya kegiatan ini bisa melahirkan penilaian yang objektif, jujur yang kemudian bisa mencerminkan kondisi yang sesungguhnya di lembaga-lembaga itu seperti apa,” harapnya. (Atir)

Bagikan :