BPBD Tidore Kepulauan Gelar Penyusunan Kontijensi Hadapi Gempa Bumi

TERNATE – BNPB Pusat bersama dengan BPBD Kota Tidore Kepulauan dan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan melaksanakan kegiatan penyusunan Rencana Kontinjensi Menghadapi Ancaman Gempabumi di Kota Tidore Kepulauan, Provinsi Maluku Utara. Kegiatan ini diselenggarakan selama empat hari, 17-20 September 2019.

Adapun Kegiatan ini berlangsung di Hotel Batik Ball Room lantai 5, Kelurahan Kalumpang, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, Rabu (18/9/2019).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekertaris Daerah Kota Tidore Kepulauan, H. Asrul Sani Soleman (17/9/2019) kemarin. Penyusunan rencana kontinjensi ini melibatkan BNPB Pusat, BPBD Maluku Utara, BPBD Kota Tidore Kepulauan, BMKG Maluku Utara, Basarnas Kota Ternate, Tagana Kota Tidore Kepulauan, Dinas Sosial Kota Tidore Kepulauan, RSU Kota Tidore Kepulauan, dan TNI, Polri, serta pemerintah dan organisasi sebagai peserta dalam kegiatan tersebut.

Sebagaimana hal ini disampaikan oleh Kabid I Pencegahan dan Keseksiaan BPBD Kota Tidore Kepulauan, Ismail Mahmud kepada LenteraInspiratif.com mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan lanjutan Kota Tidore Kepulauan di BPBD yang berkaitan dengan penyusunan dokumen rencana kajian gempa bumi dan tsunami.

“Berdasarkan kajian resiko bencana di Kota Tidore Kepulauan, ada 9 jenis bencana yang kemudian difasilitasi oleh BNPB Pusat untuk melaksanakan satu jenis rencana untuk dibuat rencana kontijensinya, sehingga kami memilih gempa bumi dan tsunami”, ungkap Ismail.

Lanjut, Ismail bahwa karena akhir-akhir ini gempa bumi selalu mengancam kita di Maluku Utara, sehingga dengan inisiatif kami harus membuat renkon, soalnya di Kota Tidore belum buat renkonnya. Maka dengan kegiatan ini kami membuat rencana kontijensi tersebut, “katanya

Ismail menjelaskan bahwa di tahap kedua ini kami sudah masuk dalam bentuk penyusunannya. Mungkin sekitar 4 hari kami melakukan kegiatan ini dari hari selasa sampai hari jum’at.

Ismail menambahkan bahwa renkon ini dibuat untuk mengetahui cara pencegahan ketika terjadi gempa bumi atau tsunami dalam hal untuk kesiapsiagaan kita dalam menghadapi bencana tersebut”, tuturnya

“selain itu juga kami memiliki data-data dari BMKG untuk mengetahui ketika terjadinya gempa bumi dan tsunami. Karena yang kita ketahui Maluku Utara ini termasuk daerah rawannya gempa. Walaupun kita terletak dengan sebagai daerah Kepulauan, tapi dampak dari gempa itu agak besar,” ungkap Ismail.

Olehnya itu, kami berharap semoga dengan kegiatan ini, kedepannya pemerintah daerah bisa memfasilitasi kegiatan lanjutannya lagi”, ujarnya

kami juga masih memiliki kekurangan dalam alat deteksi gempa. Olehnya itu, mungkin kedepan kami bisa berusaha agar Maluku Utara ini memiliki alat deteksi gempa yang baik,”pungkas Ismail.

Sementara itu, Staf BMKG Kota Ternate Basri Kamaruddin kepada LenteraInspiratif.com menjelaskan bahwa saya kira kegiatan ini sangat baik, karena kegiatan tersebut memberikan kita muatan pengetahuan dalam memahami kesiapsiagaan untuk menghadapi bencana,” ungkapnya.

Lanjut, Basri kegiatan ini memberikan kita langka-langka untuk mengantisipasi ketika terjadinya gempa. Seperti kita ketahui bahwa Maluku Utara ini daerah rawan bencana, maka dengan kegiatan seperti ini saya rasa sangat bermanfaat dalam mempelajari materi-materi yang diberikan oleh Narasumber tersebut”,tutur Basri.

Basri menambahkan bahwa kegiatan ini disusun dalam bentuk kesiapsiagaan ketika terjadi bencana, maka pihak BPBD Kota Tidore Kepulauan, memilih dalam 9 jenis bencana tersebut yang dipilih adalah menghadapi gempabumi dan tsunami, saya kira ini penting”, katanya

Basri mengatakan penyusunan renkon dilakukan dengan metode partisipatif yang melibatkan partisipasi aktif dari seluruh peserta. Selain itu, kami juga diminta untuk membawa data-data yang diperlukan dalam proses penyusunan renkon tersebut.

Harapan saya, kegiatan seperti ini harus dilaksanakan disetiap Kabupaten/Kota yang ada di Maluku Utara, agar adanya muatan-muatan pengetahuan dalam pencegahan dan kesiapsiagaan dalam bencana tersebut,” harap Basri (atir)

Bagikan :