Budidaya Burung Murai Batu, Arif Kantongi Omset Jutaan Rupiah Perbulan

foto : murai batu.

JOMBANG – Arif Sutejo (30), asal Dusun Kebonsari, Desa Karangwinongan, Kecamatan Mojoagung, Jombang, merupakan pria yang membudidaya burung jenis murai batu. Budidaya yang digelutinya sejak tahun 2014 lalu, bisa dikatakan sukses. Pasalnya, burung yang ia budidaya, kini mampu menjaring pelanggan sampai ke Ibu Kota Jakarta, untuk penjualan. Selain itu, omset yang ia raup pun mencapai jutaan rupiah perbulannya.

Awalnya, Tejo sapaan akrab Arif Sutejo, merupakan seorang pembisnis ayam potong. Namun, dalam perjalanan bisnis yang ia geluti kurang membuahkan hasil, sehingga ia memutuskan untuk beralih untuk budidaya burung murai batu. Dengan kegigihan bisnis budidaya burung murai batu itu, akhirnya berkembang dengan baik dan membuahkan hasil ekonomi tinggi.

Waktu itu, Tejo hanya memiliki satu ekor burung murai batu. Kemudian, ia mencarikan pasangannya agar bisa berkembangbiak. Alhasil, kini Tejo memiliki ratusan ekor burung murai batu. Selain budidaya, Tejo juga seringkali melombakan beberapa burung murai batu. Dan hasilnya pun sangat memuaskan, karena burung murai batu yang ia miliki meraih berbagai macam prestasi.

Selain itu, dalam perawatan burung murai batu pun tidak ada yang terlalu khusus. Hanya saja rutin dalam membersihkan kandang dan memberi pakan. Sementara untuk masalah harga, Tejo mematok harga dari jutaan hingga puluhan juta rupiah perekornya.

“Awalnya coba coba karena suaranya burung gaco saya rusak terus saya belikan betina oba saya jodohkan langsung jadi tahun 2014 awal. Dan awalnya satu pasang, sekrang sudah 15 pasang, sekali panen pas musim bisa sampai 12, 15 kadang 20 pernah. Dan untuk perekor 2 juta ada yang 2 juta setengah, burung trotol jombang, mojokerto, surabaya sampai jakarta. Untuk perawatan nomer satu air minum setiap hari harus diganti, makan kasih makan udah gitu aja, “terang Tejo, Senin (16/9/2019).

Budidaya Burung murai batu milik Tejo, ada beberapa jenis, diantaranya, medang dan nias. “Burung murai batu ini memang dikenal dengan suara kicaunya yang merdu. Sehingga tak heran apabila burung endemik asoa ini banyak diburu kalangan kicau mania, “tutupnya. (dit)

Bagikan :