Kini kami hadir di Google play store, klik, unduh dan instal

HOME // Opini // Politik

   Pada: Selasa, 20 November 2018

Pemuda Dan Catatan Politik

foto : firman haqiqi.

Lenterainspiratif.com – Membangun ekonomi sebagai basis pergerakan kita itu penting, dari pada terus-menerus terlibat dalam hiruk-pikuk perpolitikan yang masih absurd yang kita sendiri tidak tau arah pergerakan politik itu akan dibawa kemana dan siapa yang akan diuntungkan setelah tujuan politik itu tercapai. Penting bagi setiap pemuda yang sudah sejak awal memiliki cita-cita untuk terlibat secara aktif di partai politik atau organisasi kemasyarakatan untuk juga memikirkan sumber ekonomi-politik sebagai basis perjuangannya sebelum benar-benar memutuskan untuk terlibat dalam politik praktis itu sendiri. Karena akan absurd jika seluruh perjuangan politik kita tidak didukung oleh basis ekonomi yang cukup – yang sumbernya dari rumah atau kantong pribadi kita sendiri.

Pada momentum pesta demokrasi 2019 mendatang, secara politik saya telah memutuskan untuk tidak terlibat dalam setiap proses politik atau kegiatan-kegiatan yang akan mendukung tercapainya tujuan politik itu sendiri. Kesadaran untuk tidak melibatkan diri dalam persoalan politik 2019 mendatang sebetulnya berdasar pada analisa ekonomi-sosial-politik selama terlibat secara aktif dalam konstelasi pemilihan kepala Desa pada agustus lalu di kampung halaman saya, tepatnya di Desa Payaman. Keterlibatan secara langsung dalam pemilihan kepala desa agustus lalu setidaknya memberikan banyak pelajaran tentang apa, siapa, kenapa dan bagaimana mentransformasikan ide-ide strategi dan taktis dalam berpolitik di desa yang dalam praktek lapangannya kita dituntut untuk selalu berpolitik secara santun dan mengedepankan moral-etika dalam bermasyarakat. Dari pengalaman tersebut kemudian ada beberapa catatan khusus yang setikdanya patut menjadi pertimbangan baik untuk diri pribadi ataupun untuk kawan-kawan yang sudah dan baru akan berencana terlibat atau melibatkan diri dalam gelanggan percaturan politik baik ditingkat lokal (desa), daerah, provinsi atau nasional.

Pertama adalah soal kekuatan finansial, kekuatan finansial menjadi salah satu tolak ukur kesiapan kita dalam berpolitik yang dalam kaitannya juga memiliki nilai legitimasi (kekuatan) tersendiri untuk membentuk dan mengarahkan konstituen (pemilih) agar memiliih dan tetap berada dalam satu barisan tim pemenangan kita. Dalam kaitanya, Marx dan Engels dalam buku The German Ideology pun juga pernah menyatakan bahwa Kelas sosial yang memiliki sarana produksi material digenggamannya sesungguhnya pada saat yang sama memiliki kontrol terhadap sarana produksi mental sedemikian rupa. Sehingga berbicara secara garis besar, gagasan orang-orang yang kurang memiliki sarana produksi mental pun tunduk kepadannya. Diakui atau tidak, pengalaman pada pemilihan kepala desa tempo lalu sedikitnya menggambarkan bahwa pengaruh perputaran ekonomi yang hanya dikuasi oleh segelintir individu atau kelompok-kelompok kecil yang kemudian berjejaring dengan kelompok penguasa ekonomi kecil lainya yang kemudian disebut sebagai lingkaran setan antar desa (penjudi di tingkat desa) juga memiliki peran yang sangat signifikan dalam mengendalikan dukungan suara pada calon-calon kepala desa lainnya. Jaringan ekonomi seperti ini pada setiap momentum politik akan terus bekerja dan menghimpun dengan beberapa jaringan ekonomi kecil lainnya, baik untuk kepentingan ekonomi individu ataupun tujuan politik kelompok tertentu.

Laman: 12

<< Kembali | Selanjutnya >>








Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.



VIDEO TERKINI