close

HOME // Daerah

   Pada: Rabu, 13 Mei 2020

Salah Sasaran ! Punya Mobil Kok Dapat Dapat Bantuan Sosial Terdampak Covid-19

Foto : Ning Ita saat verifikasi data bantuan

lenterainspiratif.com | Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) Kemensos bagi warga terdampak covid-19 berujung polemik di masyarakat. Pasalnya yang sebenarnya tak layakpun mendapatkan bantuan tersebut dengan dalih korban terdampak Covid 19. hal itu tak membuat Pemkot Mojokerto tinggal diam bahkan mengklaim telah memblokir data 526 KK BST Kemensos, sementara dewan akan membentuk pansus agar situasi bisa terkendali.

Ketua DPRD Kota Mojokerto Sunarto dalam hearing Komisi III (kesra) dengan Dinas Sosial setempat, Selasa (12/5/2020) malam, mengatakan bahwa terkait sasaran dan penyaluran BTS Kemensos bagi warga terdampak corona yang berujung polemik di masyarakat, salah satunya tak tepat sasaran, hingga sangat disayangkan jika dana 51 miliar dari APBD yang diajukan eksekutif untuk program percepatan penanganan dampak pandemi covid-19 menjadi amburadul.

” Data yang di pakai dinas sosial adalah data tahun 2017, saya mempertanyakan kenapa ambil data di dispenduk saja sangat lama sekali, sehingga nampak sangat tak sinkron antar dinas di pemerintah kota ini selain itu dana sebesar 51 miliar tersebut untuk bantuan sembako masih terealisasi 1,6 miliar apakah yang lainya untuk dana APK, obat dan sosialisasi, khawatirnya digunakan untuk honor habis “kata Sunarto.

Di tempat yang sama, Plt Kepala Dinas Sosial Kota Mojokerto Heru Setyadi mengatakan, bahwa dirinya mengakui banyak kekurangan terkait database terutama akurasi data KPM hingga ketidaksinkronan data di lapangan yang menyebabkan persoalan BST Kemensos. namun pihaknya bekerjasama dengan Diskominfo akan memperbaiki apa yang ada dengan aplikasi yang telah disiapkan.

“Dengan waktu yang sangat singkat tersebut sehingga kami memakai data yang lama, kedepan kami akan memperbaiki hal tersebut, Diskominfo akan membantu dengan aplikasi memperbaiki apa yang ada, ” kata Heru.

Laman: 12







Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.




VIDEO TERKINI