Nantikan aplikasi kami di Google Play Store

HOME // Budaya // Gaya Hidup // Unik

   Pada: Rabu, 5 Februari 2020

Bayi Bernama “Alhamdulillah Rejeki Hari Ini” Viral, Ini Kisah Pemberian Namanya

Foto : Alhamdulillah rejeki hari ini bersama kedua orang tuannya.

Lenterainspiratif.com, — Viral di media sosial nama seorang anak yang unik. Bukan nama biasa namun menyimpan cerita didalamnya. Berikut kisahnya.

Anak bernama ” Alhamdulillah Rejeki Hari Ini” (5 bulan), putra pasangan Didit Saputro (39) dan Meidiana (35), warga Perumahan Bukit Asri di kawasan Gunungsempu, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, menjadi pembicaraan warganet beberapa hari terakhir. Ada cerita panjang sampai akhirnya kedua orangtua memberi nama cukup unik itu.

Saat ditemui, Didit sedang bersantai di depan rumahnya yang cukup asri. Meski berada di kompleks perumahan, namun desain rumah milik pasangan ini berbeda dengan rumah lainnya. Berasitektur jawa, dengan pintu mirip rumah limasan.

Di depannya, ada bangunan mirip kandang ternak yang dipakai untuk bersantai dengan keluarga.

Al, panggilan akrab Alhamdulillah Rejeki Hari Ini sedang tidur siang dengan ibunya.

“Siapapun ingin nama anak sebagai doa, nama merupakan harapan si anak nanti menjadi pandai bersyukur gak kaya bapaknya,” kata Didit saat ditemui di rumahnya, Kamis (6/2/2020) seperti dikutip dari laman Kompas.com.

“Saya pernah menjadi manusia yang kurang bersyukur,” kata Didit yang berprofesi sebagai seorang fotografer freelance.

Menurut Didit, perjalanan hidupnya melatarbelakangi dirinya menamai anaknya dengan nama unik itu.

Sebelum menikah, dirinya merupakan seorang fotografer profesional di Jakarta, tinggal di apartemen, dengan segala kemewahannya. Hal itu diperolehnya dari bayaran pemotretan untuk produk dan perusahaan.

Berlanjut setelah menikah pada tahun 2012, sampai akhirnya tahun 2014 dirinya terkena penyakit stroke. Tangan dan kakinya sulit digerakkan.

“Saya kena stroke, bayangkan usia pernikahan baru dua tahun kena penyakit stroke. Tentu pikiran saya kan bermacam-macam,” ucap Didik

Saat stroke itulah, dia mendapatkan sebuah tawaran memberikan privat memotret dari seorang pemuda di Bali.

Dengan semangat tinggi, dia berangkat ke Pulau Dewata itu, setelah disepakati harga sebesar Rp 30 juta.

Namun siapa sangka, pemuda yang awalnya dibayangkan pemuda yang berasal dari keluarga kaya, ternyata seorang pemuda dari keluarga biasa.

Pemuda itu membayar Didik dari hasil menggadaikan sertifikat tanah orang tuanya. Keseharian pemuda itu membuat hatinya terketuk, karena setiap hari pemuda itu menyisihkan makanan untuk leluhur, sesuai dengan kepercayaannya.

Laman: 12







Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.




VIDEO TERKINI